Skip to content

Sejarah Peci di Indonesia

February 21, 2013

Dahulu kala peci merupakan pakaian sehari-hari dari setiap muslim laki-laki di indonesia , seiring dengan kemajuan zaman menurut orang –orang berpendidikan tinggi serta pengaruh dari kebudayaan asing apakah dari barat atau dari arab maka pada saat ini peci hanya di pakai pada waktu-waktutertentu saja ,diantara pada waktu sholat , resepsi tertentu.sedangkan untuk kegiatan sehari-sehari orang lebih memilih pakai topi , atau tanpa penutup sama sekali (kecuali untuk haji – haji ), sejarah mengenai peci itu sendiri sampai saat ini tidak ada yang tahu persis kapan munculnya dan apa yang melatarbelakangi (falsafah hidup yang ada di dalamnya). Berdasarkan informasi yang di dapat oleh penulis , peci mula-mula di perkenalkan pada tahun 1400an setelah laksamana cheng ho datang ke indonesia .

Peci berasal dari kata pe (artinya delapan) dan chi (artinya energi), sehingga arti peci itu sendiri merupakan alat untuk penutup bagian tubuh yang bisa memancarkan energinya ke delapan penjuru angin. Peci itu sendiri kadang-kadang disebut songkok yang berarti kosong dari mangkok , dengan pengertian falsafah hidupnya hanya mangkok yang kosong yang hanya dapat diisi dengan ilmu dan berkah . Kadang –kadang peci disebut juga kopiah yang berarti kosong karena di pyah (artinya kosong karena di buang ,apa yang di buang ? Yang di buang adalah semua kebodohan dan rasa iri hati serta dengki yang merupakan penyakit bawaan syaitan).

Misi : sesuai dengan perkembangan zaman yang mengarah kepada globalisasi dimana batasan antara negera menjadi teransparan , tetapi sebagai suatu bangsa hendaknya bangsa indonesia tidak meninggalkan jati dirinya . Sehingga sering kali kita baca /dengar orang – orang bilang bahwa kita bangsa indonesia sudah kehilanngan jati dirinya , sebagaimana dituliskan diharian kompas , minggu ,18 mei 2008 halaman 19 mengenai “ kebangsaan yang di tandai melalui pakaian ”, dimana di gambarkan pada tulisan tersebut bahwa mr.soekarno berhasil menjadikan peci sebagai “ simbol nasonalisme ”, dan karena itu tidaklah heran maka setelah indonesia merdeka, maka kemerdekaan itu menjalar ke seluruh penjuru dunia / memancarkan ke 8 arah mata angin dengan pusat indonesia (sesuai dengan makna arti peci itu sendiri di bagian pendahuluan), diantaranya menjalar ke

Philipina (12-6-1946) ,

Yugoslavia (31-1-1946) ,

Suriah (17-4-1946),

Srilanka (4-2-1948) ,

Pakistan (14-8-1947) ,

India(15-8-147) ,

Myanmar (4-11-1948) ,

Korea (15-8-1948) ,

China (1-10-1948) ,

Laos (19-7-1949) ,

Libya (24-12-1951) ,

Kamboja (17-4-1947) ,

Vietnam (21-7-1954) ,

Malaysia (31-8-1957) ,

Maroko (2-3-1956),

Tunisia (20-3-1956) ,

Kongo (15-8-1960) ,

Madagaskar (26-6-1960) ,

Nigeria (1-10-1960),

Kuwait (19-6-1961) ,

Zaire (30-6-1960) .

Oleh karena itu pada masa itu setiap warga negara indonesia sangatlah bangga menjadi bangsa indonesia ,dan indonesia diperhitungkan sekali dengan bangsa-bangsa lain .

Kalau kita amati betul , tahun 2008 ini dimana 20 mei 2008 adalah hari kebangkitan nasional yang ke 100 , dan bertepatan dengan hari waisak ke 2552 , maka momentum ini adalah sangat penting untuk bangsa indonesia kalau betul-betul mau bangkit dari keterpurukannya. Jadi untuk bisa bangkit maka bangsa indonesia ini harus sadar dan elingserta kembali lagi ke titik nol / kosong dimana pada posisi tersebut berkah akan datang .

Untuk itu sesuai dengan makna arti songkok maka setiap warga negara indonesia yang merasa dirinya muslim , hendaknya memakai kembali songkoknya dalam kehidupan sehari-hari nya ,karena songkok itu merupakan jati diri dari bangsa indonesia .

Visi : dengan bangsa indonesia menemukan jati dirinya lagi , diharapkan bangsa ini bisa melewati pintu gerbang kemerdekaan yang telah di raih oleh para pejuang dulu ,karena mereka hanya “ menghantarkanbangsa ini ke depan pintu gerbang kemerdekaan ”, sehingga bisa dicapai tujuan hidupdari berbangsa dan bernegara indonesia ini.

Demikianlah sedikit tulisan mengenai peci dan bangsa indonesia ini , dan sebagai penghargaan kepada mr.soekarno yang telah berhasil menjadikan peci sebagai simbol nasionalisme serta dalam menjalankan semboyan bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa mengahargai jasa para pahlawannya, maka toko crown mas sebagai salah satu dari berjuta-juta perusahaan di indonesia dengan ini membuat peci dengan merek mr.soekarno ( sama seperti kalau ada jln. Soekarno – hatta , gelora bung karno,dll ) sebagai penghargaan kepada beliau yang merupakan salah satu founding father dari bangsa indonesia . Dengan demikian di harapkan setiap warga negara indonesia setiap mereka memakai peci , mereka akan ingat selalu kepada founding father bangsa ini dan terlaksanalah menjadi bangsa yang besar sesuaisemboyan di atas.

sumber: http://istanapeci.blogspot.com/2012/05/sejarah-peci-dan-indonesia.html

From → Artikel Sosial

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: