Skip to content

Jalur Kendaraan Indonesia di Kiri

February 16, 2013

sumber gambar: www.merdeka.com

Yogyakarta (06/09) Indonesia yang merupakan bekas jajahan Belanda berabad-abad lamanya semestinya dalam peraturan lalu lintas mengikuti jalur kanan, seperti di Belanda dan sebagian negara Eropa daratan lainnya. Bahkan sejak mitos jalur Daendles dibuat, lalu lintas di Hindia Belanda menggunakan jalur kanan. Tapi mengapa Indonesia kini menganut sistem mengemudi jalur kiri. Sejak kapan?

Inggris mengambil alih jajahan Belanda ketika Belanda diduduki oleh Napoleon Bonaparte dari Perancis, Thomas Stamford Rafles diangkat menjadi Letnan Gubernur Jawa pada tahun 1811, kemudian dipromosikan menjadi Guberner Sumatra tidak lama kemudian. Ketika menjabat sebagai penguasa Hindia-Belanda, Raffles mengusahakan banyak hal: beliau mengintroduksi otonomi terbatas, menghentikan perdagangan budak, mereformasi sistem pertanahan pemerintah kolonial Belanda, menyelidiki flora dan fauna Indonesia, meneliti peninggalan-peninggalan kuno seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan, Sastra Jawa serta banyak hal lainnya.

Di antara banyak hal lainnya kebijakan Rafles yang belum banyak diketahui orang adalah mengubah sistem mengemudi di Hindia Belanda dari sebelah kanan menjadi sebelah kiri. Memang waktu itu belum ada mobil, tetapi sudah ada kendaraan (bukan mesin) seperti kereta, delman, kuda dan sebagainya yang diatur lalu lintasnya oleh Raffles menggunakan jalur kiri.

Dan sistem ini dianut sampai sekarang, walaupun setelah kekalahan Perancis, Hindia Belanda berdasarkan Kongres Wina diserahan kembali ke Hinda Belanda. Walaupun Belanda menganut jalur kanan atau stir kiri, tapi aturan itu tetap berlaku hingga kini.

Seperti diketahui Inggris merupakan salah satu dari sedikit negara yang menganut jalur kiri dalam mengendara. Negara lain yang menggunakan jalur kiri untuk mengendara, di samping Inggris dan Indonesia, adalah Jepang, Australia dan negara bekas jajahan Inggris lainnya.

Sedangkan negara yang menggunakan lajur kanan dalam berkendara adalah USA, mayortas negara Eropa (kecuali Inggris), China dan lain-lain. Negara yang menggunakan jalur kanan untuk berkendara merupakan mayoritas di dunia (lihat grafis).

 

dc1338f792320279515fcc8af0f71c16_setir

Walaupun Indonesia pernah dijajah Jepang, yang juga menggunakan jalur kiri dalam berkendara, justru aturan mengemudi di jalur kiri bukan Jepang yang membuat. Dan bukan karena pengaruh banyaknya mobil buatan Jepang yang notabene menggunakan stir kanan untuk mengemudi di jalur kiri. Aturan mengemudi di jalur kiri sudah ada sebelum Jepang masuk dan Rafles-lah yang merubah aturan itu dan berlaku hingga kini di Indonesia.

sumber: http://beradabdijalan.blogdetik.com/2012/09/06/rafles-yang-mengubah-sistem-mengemudi-jalur-kiri-di-indonesia/

From → Artikel Sosial

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: